Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp1,2 Triliun di 2012

Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp1,2 Triliun di 2012
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (JAYA) menargetkan pendapatan sebesar Rp1,2 triliun di 2012 mendatang. Adapun per tahun perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1 triliun.

"Sekarang lebih kental dengan adanya edutainment ini yang bisa menyokong pendapatan. Sales rekreasi JAYA per tahun Rp1 triliun, diharapkan tahun depan sebesar Rp1,2 triliun," ujar Direktur Utama JAYA Budi Karya Sumadi kepada okezone di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Senin (21/6/2011) malam.

Diketahui, perseroan yang merupakan pengembang dan pengelola kawasan terpadu Taman Impian Ancol ini dengan mengembangkan tiga wahana baru, yakni Fantastique Multimedia Show, wahana Kalila yang berada di dunia fantasi alias dufan, serta wahana underwater di Gelanggang Samudra.

Dikatakan Budi, untuk menghadirkan semuanya, perseroan pun menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar-Rp450 miliar. Capex tersebut untuk wahana Kalila sebesar Rp30 miliar, Fantastique Multimedia Show sebesar Rp40 miliar, wahana underwater Rp30 miliar, dan eco park Rp250 miliar.

"Kami anggarkan capex sebesar Rp400 miliar-Rp450 miliar hingga akhir tahun ini," tukasnya singkat.

Selanjutnya, perseroan pun tengah mengembangkan proyek jalan tol Tanjung Priok-Cibitung dengan dana Rp100 miliar yang diharapkan selesai pada tiga sampai empat tahun mendatang.

"Aksi korporasi lainnya, pembangunan jalan tol Tanjung Priok-Cibitung dengan dana sebesar Rp100 miliar. Pembangunannya sudah mulai, diharap selesai tiga sampai empat tahun mendatang," pungkasnya.

Sekadar informasi, perseroan telah menghadirkan edutainment park (taman edukasi) yang memberi kontribusi pendapatan sebesar 19 persen per tahun selama lima tahun terakhir.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement