JAKARTA - Anjloknya laba bersih PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar 15,5 persen pada tiga bulan pertama 2011 lalu ternyata akibat batalnya penjualan saham anak usahanya di Yaman, Gallo Oil (Jersey) Ltd.
"Hal ini akibat dibatalkannya penjualan 20 persen saham BUMI di Gallo Oil, Yaman," jelas Direktur-Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava kepada okezone, di Jakarta, Rabu (27/7/2011).
Alhasil, keuntungan dari rencana penjualan saham yang sudah dicatatkan anak usaha Grup Bakrie ini dalam laporan keuangan 2010 sebesar USD35,9 juta di-reversed dalam laporan keuangan kuartal I-2011 ini.
Sebelumnya, Bumi Resources berencana menjual sebanyak 20 persen kepemilikannya pada anak usahanya di Yaman, Gallo Oil karena tidak berkontribusi banyak kepada perseroan. "Setelah kita mendapat persetujuan dari pemerintah Yaman kita alan segera menjualnya," kata Dileep pada November 2010 lalu.
Laba bersih Bumi Resources turun 15,5 persen menjadi USD123,28 juta pada periode tiga bulan pertama di 2011 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD142,14 juta.
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Rabu (27/8/2011), padahal pendapatan perseroan meningkat menjadi USD850 juta dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar USD702,8 juta.
Tapi, perseroan yang pada periode tahun lalu mencatatkan laba atas pelepasan investasi sebesar USD93,7 juta sekarang ini membukukan kerugian atas pembatalan penjualan saham sebesar USD35,89 juta.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.