Kartu Kredit Citibank
JAKARTA - Citibank Indonesia mengaku, pasca-diberlakukannya larangan mengeluarkan kartu kredit baru selama dua tahun oleh Bank Indonesia (BI) tidak berpengaruh terhadap penerimaan pendapatannya. Bahkan, pihaknya mengklaim nasabahnya cukup loyal.
"So far masih ok ya, belum ada penurunan. Kita bersyukur nasabah kita memiliki kepercayaan yang tinggi ke kita," ungkap Chief Country Office Citi Indonesia Tigor M Siahaan usai launching Kartu Kredit Citibank Rewards Card, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Dia melanjutkan, bahwa selama dua tahun masa pemberlakuan sanksi dari BI ke bank asal Amerika ini, pihaknya akan terus menerbitkan produk-produk yang sesuai dengan keperluan nasabah. "Kita akan tingkatkan pelayanan, kita cari apa kebutuhan nasabah. Kita ingin memberikan inovasi-inovasi terbaik untuk diberikan ke nasabah kita," lanjut dia.
Seperti diketahui, pasca-terbunuhnya Irzen Octa, nasabah Citibank akibat tunggakan kartu kreditnya oleh debt collector. Serta kasus penggelapan dana oleh salah satu oknum karyawan Citibank, Melinda Dee senilai Rp7,1 miliar, BI memberikan sanksi pada Citibank untuk tidak menerbitkan kartu kredit baru selama dua tahun. BI juga tidak membolehkan Citibank membuka kantor cabang baru selama satu tahun. (wdi)