Munas XIV Hipmi

Harry Siap Bawa Hipmi ke Panggung Global

Arpan Rachman - Okezone
Rabu, 19 Oktober 2011 09:08 wib
Harry Warganegara. Foto: Arpan/okezone
Harry Warganegara. Foto: Arpan/okezone
MAKASSAR - Sosok satu ini sudah teruji sebab pengalaman bisnisnya yang luas. Komitmen keorganisasian yang kuat membuatnya maju ke pencalonan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2011-2014.

"Saya berprinsip ‘Jadilah manusia yang bisa menempatkan diri sama baiknya di semua posisi,’ dengan prinsip itu saya siap mengantarkan Hipmi sebagai lokomotif pengusaha muda nasional dalam percepatan pembangunan ekonomi bangsa dengan mengedepankan potensi daerah dan daya saing di perdagangan global,” ungkap Harry Warganegara kepada okezone, Rabu (19/10/2011).

Menurut Harry, Hipmi dapat menjadi wadah pelaku usaha dan pemimpin muda yang tangguh profesional dan berkebangsaan. Sekaligus sebagai mitra pemerintah yang akuntabel dan mandiri.

“Yang harus dimengerti benar pentingnya membangun keseimbangan antara naluri bisnis sebagai pengusaha dengan pengabdian sebagai seorang organisatoris,” tutur Harry.

Dikemukakannya, Hipmi sebagai garda depan percepatan pembangunan bangsa dan pemberdayaan potensi daerah yang berkesinambungan. Pun HIPMI jadi pelaku aktif dan berdaya saing tinggi di kancah perdagangan global.

Harry kini CEO BUMD Sulawesi Barat. Dia didukung delapan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jambi, Bengkulu, Lampung, Jakarta Raya, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Pengusaha muda kelahiran Palembang 4 Januari 1971 ini bersaing memperebutkan 165 suara dari 33 provinsi guna mendaki tampuk kepemimpinan organ masyarakat madani bentukan para pengusaha muda se-Indonesia.

Lulusan City University of New York di bidang Business Management&Accounting yang optimis memenangkan pertandingan menghadapi tiga kandidat lain. Apa modalnya?

“Kita berkomitmen menjalankan BUMD Sulawesi Barat dengan konsep zero-APBD. Itu ditujukan untuk membangun kemandirian. Alhamdulillah, kerja keras kita telah berhasil mengangkat investasi di Sulbar dengan mengundang investor menanamkan investasi sebesar Rp22 triliun untuk membangun PLTA 450 MW serta highway Mamuju Multimode Access Road sepanjang 102 kilometer yang menghubungkan kota pemerintahan-airport-pelabuhan-kawasan industri,” pungkas Harry. (ade)
TWITTER »
twit