JAKARTA - Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla saat ini tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kardaya Warnika yang ditemui saat Launching Total SPBU New Image, di Kemang, Jakarta, Rabu (9/11/2011) malam.
"Kita tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan. Kalau saya ditanya kapan, ya saya enggak tahu," ujar Kardaya.
Ia melanjutkan, proyek ini sedang dikaji secara serius di Kementerian Keuangan, di mana pemimpin (leader) dari pengkajian itu adalah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Sebagai informasi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan untuk mengerjakan sendiri PLTP Sarulla, yang proyek fisiknya akan dimulai pada akhir 2011.
Keputusan tersebut dibuat karena PLN menilai pembicaraan mengenai PLTP Sarulla tidak kunjung selesai. Adapun PLN sudah menyelesaikan seluruh proses negosiasi, namun calon investor tidak juga bisa menyelesaikan negosiasinya dengan pihak terkait lainnya.
PLN menilai PLTP Sarulla seperti mubazir padahal proyek ini sangat ramah lingkungan dan sangat menjanjikan. Untuk mengerjakan PLTP Sarulla sendiri tidak perlu spekulasi, karena keberadaan uapnya dan volume uapnya sudah jelas.
Oleh karena itu, PLN sangat menyesalkan lambatnya negosiasi proyek ini. Akhirnya PLN memutuskan untuk segera mengerjakan sendiri. Direktorat Perencanaan PLN juga sudah mulai menyiapkan perencanaan untuk bisa memulai proyek PLTP Sarulla tahun ini juga.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.