JAKARTA - PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) menargetkan produksi semennya hingga akhir 2011 bisa naik 10-12 persen dibandingkan tahun lalu.
"Saat ini produksi kita sebesar 19,5 juta ton. Saya harap hingga akhir tahun bisa di atas 19,5 juta ton atau naik 10-12 persen," ungkap Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto, kala ditemui dalam acara Seminar Nasional dan Penganugrahan Indonesian Quality Award (IQA) 2011, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2011).
Lanjutnya, pada 2012 mendatang, perseroan memperkirakan produksi semennya bisa mencapai 22 juta ton.
"Untuk tahun depan, Insya Allah produksi kita bisa sampai 22 juta ton karena ada dua pabrik baru yang sudah mulai beroperasi, yaitu pabrik di Tuban dan di Tonasa," paparnya.
Di sisi lain, meskipun produksi semen perseroan ditargetkan naik karena krisis global, diperkirakan permintaan dari sisi industri semen nasional akan mengalami penurunan sebesar empat persen hingga lima persen pada 2012 mendatang.
"Krisis global tentunya akan mempengaruhi terutama pada permintaan semen domestik, karena pengaruhnya itu kepada harga komoditi," paparnya.
Selain itu, dari sisi ekspor pun, Dwi mengaku akan sulit meningkatkan ekspor pada 2012 mendatang seiring dengan krisis global yang menghantam berbagai sektor.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.