JAKARTA - PT Martina Berto Tbk (MBTO), bagian dari Martha Tilaar Group menargetkan kontribusinya meningkat jadi lima persen untuk ekspor pada 2016. Tahun ini, ekspor perseroan tercatat hanya sebesar dua persen.
Ekspor MBTO saat ini lebih banyak dilakukan ke negara Asia di antaranya Malaysia, Singapura, Brunei, dan China. Target pasar terbesar dari MBTO itu sendiri adalah Malaysia dan Brunei.
Direktur Utama Brian Tilaar menyatakan, butuh penetrasi lebih dalam untuk bisa menjangkau pasar yang lebih jauh seperti di Eropa ataupun Timur Tengah.
"Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan untuk mengembangkan usaha di tengah badai krisis, akan tetapi rasa optimistis masih dikedepankan," lanjutnya ketika berbincang di kediaman pribadinya di Kuningan Utara, Jakarta (5/12/2011).
Ketika ditanya tentang tantangan di 2012, dia mengaku akan banyak persaingan untuk produk lokal maupun dengan mancanegara. "Oleh karena itu kita harus siap bersaing untuk memberikan yang terbaik," ujarnya.
Krisis yang terjadi di Eropa pun menjadi tantangan bagi MBTO karena jika tidak kunjung usai tentu akan meningkatkan biaya produksi akan tetapi menurut keterangan beliau untuk sampai saat ini hal tersebut masih bisa dikendalikan.
Saat ini, MBTO menerapkan sistem padat karya, di mana 70 persen pekerjanya adalah wanita. Hampir sebagian besar proses produksi bisa saja digantikan dengan mesin namun MBTO tidak melakukannya demi menciptakan lapangan kerja lebih banyak bagi wanita.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.