Ilustrasi. Foto: Heru Haryono/okezone
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat apabila terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis premium untuk segera beralih ke pertamax.
"Saya imbau jika enggak ada premium maka pakailah pertamax. Mesin juga menjadi lebih baik," ujar Menteri ESDM Jero Wacik yang ditemui saat inspeksi mendadak (sidak) di Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Dirinya mengakui, memang tren konsumsi premium di hari-hari besar seperti Natal dan Tahun baru akan mengalami kenaikan sehingga stok premium akan berkurang.
"Tanggal 31 tinggi, tanggal 1 Januari turun lagi karena orang-orang berpikiran enakan tidur terus sampai sore lagi. Tanggal 2 naik lagi. Makanya tim kami antisipasi sampai H+7 atau 7 Januari setelah itu normal seperti biasa," ungkapnya.
Dirinya mengatakan kemungkinan kelangkaan premium pasti selalu terjadi di daerah-daerah Indonesia bagian timur karena jalur distribusi akan dihadang dengan cuaca buruk.
"Cuaca buruk di daerah-daerah tersebut membuat gelombang tinggi dan kapal angkut premium menjadi terhambat," katanya.
Lebih lanjut, Jero menuturkan agar masyarakat tidak terlalu khawatir mengenai BBM subsidi yang telah overkuota karena Pertamina sudah memasok BBM tersebut sebesar 1,5 juta kiloliter (kl).
"Urusan tagihannya nanti nunggu SK dan berunding dahulu, tidak bisa sekarang," pungkasnya. (ade)