Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bandara Internasional Naikkan Ekonomi Lombok Hingga 50%

Johan Sompotan , Jurnalis-Rabu, 15 Februari 2012 |20:40 WIB
Bandara Internasional Naikkan Ekonomi Lombok Hingga 50%
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

LOMBOK - Bupati Lombok Tengah HM Suhaili mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut meningkat hingga 50 persen sejak Bandara Internasional Lombok beroperasi.

"Pastinya belum bisa kami hitung, artinya indikator ke arah yang sangat bagus. Insya Allah peningkatan paling tidak 40-50 persen," ungkap Suhaili kepada okezone baru-baru ini.

Seperti diketahui, Bandara Internasional Lombok diresmikan pada 1 Oktober 2011 lalu. Diakuinya, dengan adanya ketersediaan bandara di Lombok menjadi suatu fasilitas penunjang untuk pengembangan pariwisata.

"Ya memang calon investornya sudah banyak sekali, apalagi salah satu kawasan ini ditetapkan menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus (KEK) oleh pemerintah pusat, sehingga merupakan suatu peluang juga," tandasnya.

Suhaili menambahkan, dengan dijadikannya Lombok menjadi KEK, otomatis membuat banyak investor yang melirik kawasan tersebut. Bahkan, harga tanah juga ikutan melambung.

"Harga tanah di Lombok sudah disamaratakan kepemilikannya oleh pihak-pihak yang tentu memiliki dana atau uang," singkatnya.

Dia pun berharap bila sarana dan fasilitas yang belum ada dan masih terbatas di bandara Lombok ditingkatkan.

"Secara stimultan kami menciptakan gula-gula yang akan mengundang mereka. Dalam arti apakah semut-semut yang akan menggunakan bandara ini, tentu dia akan kejar gula, apa yang akan dia kejar di Lombok ini. Seiring dengan itu, perkembangan bandara juga akan semakin menarik," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement