JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) siap menerapkan holding BUMN di bidang farmasi. Bahkan, INAF berharap sebelum 2014, penggabungan ini sudah siap dilakukan.
"Kami sudah menerima SK pemerintah tertanggal 23 April lalu terkait penggabungan. Saat ini kita sedang melakukan pencatatan untuk melihat rencana bisnis ke depan," ujar Corporate Secretary INDF Ahdia Armini ketika menemui wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (30/4/2012).
Menurut dia, holding BUMN di sektor farmasi akan berakibat baik ke usaha Kimia Farma maupun Indofarma. Karena saat ini, dinilai usaha kedua perusahaan akan lebih barkembang.
"Jadi lebih ada pengerucutan seperti current produknya jauh lebih besar. Kimia Farma mungkin nanti akan ada spesial produk seperti Cancer, HIV, Hepatitis. Kita juga akan pikirkan hilirnya bagaimana," lanjut dia.
Sayangnya, ketika ditanya lebih lanjut mengenai rencana bisnis Indofarma bersama holding BUMN farmasi ke depan, Ahdia enggan menyebutkan. "Nanti kita akan bertemu lagi dengan Kimia Farma setelah RUPS," lanjut dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.