JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berencana akan mengakuisisi satu sampai dua lahan tambang batu bara di Kalimantan Timur. Saat ini, perseroan tengah memasuki uji kelayakan.
"Akuisisinya ada satu sampai dua tambang di Kalimantan Timur. Kalori (batu baranya) menengah ke tinggi," ungkap Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung saat konferensi pers dalam acara Investor Day di BEI, Jakarta, Rabu (2/5/2012).
Menurutnya, proses akuisisi tersebut sudah memasuki tahap uji kelayakan atau feasibility study. Dia mengaku, proses akuisisi ini ada perusahaan yang menawarkan, namun juga perusahaan mencari lahan yang cocok. "Untuk cadangannya minimal 30 juta ton," imbuhnya.
Sayangnya, Edward enggan menyebut lebih jauh berapa nilai akuisisi tersebut. Dia mengaku, jika akuisisi tersebut berkisar antara USD100 juta-USD200 juta, akan menggunakan kas internal. "Dana tergantung size, dan ini di luar capex. Kalau lebih dari USD100 juta-USD200 juta dana dari eksternal," akunya.
Sebagai informasi, tahun ini perusahaan menargetkan produksi batu bara 27 juta ton. Naik tipis dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 25 juta ton.
"Naik tipis karena reserve dari Jorong akan habis, enam juta ton akhir tahun lalu. Kami berusaha untuk menyeimbangkan produksi karena keterbatasan reserve. Embalut 1,3 juta ton, tahun ini 700 ribu karena masih dalam proses," tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.