nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Bersih Indo Tambangraya Anjlok 31,64%

Rabu 15 Mei 2019 12:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 278 2055935 laba-bersih-indo-tambangraya-anjlok-31-64-D3wqLsIXdO.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTAPT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan laba bersih turun 31,64% secara tahunan pada kuartal I/2019. Disebutkan, emiten tambang batubara ini mencetak laba bersih USD39,74 juta per 31 Maret 2019. Pencapaian itu turun 31,64% dibandingkan dengan USD58,13 juta pada kuartal I/2018.

Dilansir dari Harian Neraca, Rabu (15/5/2019), perseroan juga membukukan pendapatan USD453,02 juta pada kuartal I/2019. Realisasi itu naik 19,77% dari USD378,24 pada kuartal I/2018. Akan tetapi, beban pokok pendapatan perseroan tercatat naik lebih tinggi secara tahunan pada kuartal I/2019. Jumlah yang dikeluarkan emiten berkode saham ITMG itu naik 34,51% dari USD267,19 juta pada kuartal I/2018 menjadi USD359,41 juta per akhir Maret 2019.

Baca Juga: Minim Utang, Saham Indo Tambangraya Masih Bisa Naik ke Rp18.350

Kemudian laba kotor yang dibukukan perseroan turun 15,70% menjadi USD93,61 juta secara tahunan pada kuartal I/2019.Kenaikan juga terjadi di sisi beban penjualan perseroan. Pos pengeluaran itu melejit 69,53% dari USD17,56 juta pada kuartal I/2018 menjadi USD29,77 juta pada kuartal I/2019. Tahun ini, perseroan menyiapkan rencana belanja modal sekitar USD121,9 juta. Dana itu akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan operasional perseroan.

Salah satu alokasi belanja modal akan dikeluarkan untuk entitas anak PT Bharinto Ekatama senilai USD31,2 juta. Anggaran itu rencananya akan digunakan untuk perluasan pelabuhan. Kembali menggeliatnya harga batubara di pasar, mendorong perseroan memproyeksikan produksi batubara sebanyak 23,6 juta ton dengan target penjualan sebesar 26,5 juta ton sepanjang tahun 2019.

grafik

Analis Kresna Sekuritas, Robertus Yanuar Hardy pernah bilang, kinerja ITMG di tahun ini diproyeksikan akan kebal menghadapi koreksi harga batubara yang terjadi dalam empat tahun terakhir. Apalagi, saat ini perseroan menggenjot produksi batubara tinggi sehingga menjadi keyakinan performance ITMG tetap tumbuh positif. Saat ini ITMG mempunyai cadangan batubara berkalori tinggi sebesar 6.300 GAR hingga 7.000 GAR. Dengan kualitas batubara ITMG yang mayoritas memiliki kalori menengah (medium) dan tinggi, ITMG memiliki posisi yang strategis di pasar premium. “Kapasitas suplai batubara jenis menengah dan tinggi, masih stabil. Ditambah lagi, permintaan (demand) juga masih tinggi,” jelas Robertus.

Selain itu, Robertus juga menambahkan jika harga batubara kalori tinggi yang didagangkan di ICE Newcastle lebih stabil di kisaran USD90 – USD100 per metrik ton, dibandingkan dengan jenis batubara kalori rendah. “Jenis batubara kalori 4.200 Kcal/kg, saat ini jatuh ke kisaran USD31 per metrik ton – USD35 per metrik ton,” tambahnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini