JAKARTA - Pemerintah sudah mendeteksi ribuan barang impor yang melanggar aturan. Produk impor yang melanggar ini mulai dari produk baja sampai mainan.
"Sudah ribuan produk yang melanggar ini dari baja sampai mainan, sampai Blueberry dan macam-macam. Kita sudah kolaborasi dengan bea cukai dan aparat," jelas Mendag Gita Wirjawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
Dia menjelaskan, pihaknya mulai menggalakkan deteksi atas produk impor yang melanggar tersebut sejak empat bulan terakhir. Hal ini, lanjut Gita, dilakukan demi melindungi kepentingan konsumen. "Kita tidak membatasi justru menjaga importasi produk yang melanggar peraturan K3L, ini kita sudah melakukan pendeteksian," imbuhnya.
Dia menyebutkan, hal ini memang dilakukannya untuk menjaga arus masuk impor barang yang nilainya semakin meningkat. Sementara di sisi lain, ekspor malah melemah.
"Tentunya kalau kita lihat impornya kenaikan lebih tinggi, tetapi untuk barang modal. Barang modal ini untuk menopang investasi-investasi yang menambah nilai. Impor barang jadi atau konsumen itu menurun. Jadi dibandingkan tahun lalu menunjukan kenaikan, ekspor menurun. Ini mencerminkan kekhawatirkan ekonomi Eropa, Asia dan Amerika," tutur dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.