SOLO - Wali Kota Solo Joko Widodo menawarkan kepada Jepang supaya berinvestasi di Kota Solo. Sebab sampai saat ini, investor dari Jepang belum ada yang menanamkan modalnya di Kota Solo.
"Saat ini yang telah berinvestasi di Kota Solo adalah Taiwan, Korea, China, India dan sebagainya. Jepang belum ada," ungkap Jokowi, panggilan akrab Wali Kota Solo, seusai menerima kunjungan Dubes Jepang Yoshinori Katori, di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2012).
Menurut Jokowi, Jepang sangat potensial untuk diajak kerjasama di bidang ekonomi. Apalagi Jepang sekarang ini telah menjadi raksasa ekonomi dunia. Karena itu kerjasama dalam bidang perekonomian tentu akan memberi harapan cerah bagi keduanya, baik kota Solo maupun Jepang.
"Dalam penawaran itu, saya katakan bahwa Kota Solo sangat strategis. Selain memiliki bandara internasional, dekat dengan pelabuhan, dan pertumbuhan ekonomi juga baik," ungkapnya.
Investasi bidang apa yang bagus untuk investor Jepang di kota Solo. Jokowi mengatakan bahwa memang banyak peluang yang bisa dimanfaatkan. "Tetapi saya menawarkan bidang tekstil, produk kayu atau mebel, chemical, agrobisnis dan sebagainya," jelasnya.
Terkait dengan itu, kata Jokowi, Dubes Jepang tengah mempelajari tawarannya. Setelah memahami, dia berjanji akan menindaklanjuti dengan mengajak para investor datang di Solo.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.