Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirjen Pajak Putuskan 21 Badan Penerima Sumbangan Keagamaan

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 21 Juni 2012 |13:48 WIB
Dirjen Pajak Putuskan 21 Badan Penerima Sumbangan Keagamaan
A
A
A

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan Badan Dharma Dana Nasional Yayasan Adikara Dharma Parisad (BDDN YADP) sebagai badan penerima sumbangan keagamaan.

Seperti diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-15/PJ/2012 yang berlaku sejak 11 Juni lalu, saat ini terdapat 21 badan atau lembaga penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib dan dapat dikurangi dari penghasilan bruto.

Ke-21 badan atau lembaga penerima zakat atau sumbangan itu, seperti dikutip dari keterangan pers Dirjen Pajak, Kamis (21/6/2012) adalah sebagai berikut:

1) Badan Amil Zakat Nasional

2) LAZ Dompet Dhuafa Republika

3) LAZ Yayasan Amanah Takaful

4) LAZ Pos Keadilan Peduli Umat

5) LAZ Yayasan Baitulmaal Muamalat

6) LAZ Yayasan Dana Sosial Al Falah

7) LAZ Baitul Maal Hidayatullah

8) LAZ Persatuan Islam
9)  LAZ Yayasan Baitul Mal Umat Islam PT Bank Negara Indonesia

10) LAZ Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat

11) LAZ Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

12) LAZ Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia

13) LAZ Yayasan Baitul Maal wat Tamwil

14) LAZ Baituzzakah Pertamina

15) LAZ Dompet Peduli Umat Daarut Tauhiid (DUDT)

16) LAZ Yayasan Rumah Zakat Indonesia

17) LAZIS Muhammadiyah

18) LAZIS Nahdlatul Ulama (LAZIS NU)

19) LAZIS Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (LAZIS IPHI)

20) Lembaga Sumbangan Agama Kristen Indonesia (LEMSAKTI)

21) Badan Dharma Dana Nasional Yayasan Adikara Dharma Parisad (BDDN YADP) (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement