Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Naikkan BBM Subsidi Dulu, Baru Efisien"

Pebrianto Eko Wicaksono , Jurnalis-Rabu, 07 November 2012 |16:55 WIB
Ilustrasi (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (BBM) jika ingin mendiversifikasi energi yang kini menjadi pemeran utama dalam penggunaan energi.

Pakar Minyak dan Gas Bumi (Migas) Abdul Muin mengatakan, BBM bersubsidi pantas dinaikkan karena anggaran untuk subsidi sudah tergolong besar.

"Saya sudah bilang dari dulu, itu pantas. Saya sudah biasa berhubungan dengan fakta, negara-negara yang menaikkan harga BBM itu lantas efisiensi berjalan," kata Abdul setelah menghadiri Forum diskusi Kepastian Hukum dan Pengaruhnya Terhadap Investasi di Sektor Migas, Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Abdul menambahkan, Jika harga BBM bersubsidi dinaikkan atau subsidi pada BBM tersebut dikurangi, masyarakat akan melakukan penghematan dan memilih energi lain seperti gas untuk mengefisiensikan pengeluaran.

"Kalau harga mahal secara personal akan berfikir untuk melakukan penghematan jadi selama membiarakan harga itu murah orang akan boros. Kita harus beralih ke energi alternatif yang lebih kompetitif," jelas Abdul.

Namun, dalam menaikkan harga BBM bersubsidi, pemerintah sebaiknya melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada masyarakat. Beberapa cara yang dilakukan seperti melakukan pejelasan agar masyarakat mengerti dan tidak mudah terprovokasi.

"Harus diberikan pengertian kepada rakyat. Penyampaian ini sebaik mungkin agar tidak terprovokasi," tutup Abdul. (gna)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement