Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muak Aksi Korupsi, Dahlan Didukung PBNU

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Rabu, 07 November 2012 |09:58 WIB
 Muak Aksi Korupsi, Dahlan Didukung PBNU
Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Upaya Menteri BUMN Dahlan Iskan membeberkan nama oknum anggota DPR yang memeras BUMN mendapat reaksi pro dan kontra. Salah satu yang pro dengan sikap Dahlan adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj.

Said Aqil bahkan mendatangi Kementerian BUMN, dalam rangka memberi dukungan untuk Dahlan dalam memberantas korupsi. Dalam pernyataannya, Ketua PBNU ini menyampaikan dukungan bagi Dahlan untuk memberantas korupsi di DPR.

Dukungan tersebut, disampaikan Said sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik korupsi dan praktik kongkalikong yang bergulir di antara BUMN dan DPR-RI.
"Kami mendukung penuh upaya untuk berantas korupsi. Kita sudah muak," kata dia, saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Sebelumnya, Dahlan berjanji akan menyampaikan laporan tertulisnya yang berisi nama-nama anggota DPR yang terlibat pemerasan BUMN hari ini. Dahlan, pun telah menyerahkan dua nama tersebut dua hari lalu.

Aksi Dahlan ini memang menuai banyak reaksi negatif dari banyak kalangan, terutama DPR. Meski demikian, Dahlan mengaku tidak mengambil pusing akan hal tersebut. "Tidak apa-apa. orang meragukan saya tidak masalah. Tapi saya serius bersih-bersih rumah sendiri juga," tukas dia.

Dahlan mengaku telah mengantongi sekira 10 nama yang diduga kerap meminta upeti kepada perusahaan-perusahaan BUMN. Di antara mereka, terdapat orang yang tidak mau meminta langsung. "Saya punya beberapa list nama, ada beberapa yang mengaku mengatasnamakan orang lain. Sekitar 10 orang lah," ungkap Dahlan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement