Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ASEAN Linkage Butuh Banyak Persiapan

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Selasa, 18 Desember 2012 |15:29 WIB
<i>ASEAN Linkage</i> Butuh Banyak Persiapan
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Integrasi Pasar Modal di wilayah Asia Tenggara (ASEAN Linkage) yang direncanakan pada 2015 tampaknya masih memerlukan persiapan. Selain itu, Indonesia juga masih perlu berbenah untuk masuk pasar modal di Asia Tenggara agar siap.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, rencana ASEAN Linkage tersebut perlu waktu menunggu rekomendasi terlebih dahulu. Masih banyak yang harus dipersiapkan dan dibenahi.

"Untuk ASEAN Linkage, kita tunggu rekomendasi untuk agenda seperti itu, kita perlu berbenah dan mempersiapkan agar semakin kuat, dari segi size, proses transaksinya juga, jangan semata-semata bergabung hanya untuk bergabung saja," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Lebih lanjut, menurutnya, disclosure itu kuncinya. Oleh karena itu sebaiknya tidak ragu dalam menjalankannya, karena itu kunci perbaikan ke depan, selain integritas.

"Saya mendukung saja, itu bagian dari perbaikan, namun kita masih butuh waktu, terutama untuk berbenah. Selain itu perlunya menjaga hubungan antara satu titik ke titik yang lainnya," jelasnya.

Menurut Mahendra, upaya yang dilakukan agar rencana ini dapat berjalan adalah dengan perbaikan dari segi pemerintahannya, pengelola bursa, dan emiten.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement