JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak melemah seiring sentimen negatif global. Alhasil, indeks saham terpantau melemah seiring saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang turun.
Dalam risetnya, Trimegah Securities menjelaskan, sentimen positif yang datang dari Yunani berpotensi tertahan oleh sikap wait and see Investor terhadap jajak pendapat yang diadakan oleh Partai Republik terkait dengan kenaikan pajak orang kaya di Amerika Serikat (AS).
IHSG, pada akhir perdagangan Kamis (20/12/2012) melemah 38,59 poin atau 0,9 persen menjadi 4.237,27. LQ45 turun 8,31 poin atau 1,1 persen menjadi 723,44.
Sektor pendukung indeks saham terpantau melemah. Sektor konsumsi turun sampai 35,84 poin atau 2,3 persen, sektor manufaktur turun 15,87 poin atau 1,4 persen, dan sektor keuangan turun 3,75 poin atau 0,7 persen.
Indeks Asia terpantau tertekan. Hang Seng turun 78,23 poin atau 0,35 persen menjadi 22.545,14, Nikkei turun 44,08 poin atau 0,43 persen ke 10.116,32, dan Straits Times naik 5,86 poin atau 0,18 persen menjadi 3.164,34.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,5 triliun dengan volume 1,7 miliar lembar saham. Sebanyak 175 saham melemah, 61 saham menguat, dan 90 saham stagnan.
Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp2.050 ke Rp56.550, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.700 ke Rp57 ribu, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp750 ke Rp20.800.
Sementara itu, saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp250 ke Rp8.800, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) naik Rp250 ke Rp15.800, dan PT Centrin Online Tbk (CENT) naik Rp180 ke Rp930.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.