JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APPRI) memperkirakan pada 2014 Indonesia akan kembali dibanjiri produk tidak terpakai asal China. Pasalnya saat ini China tengah menggenjot ekspornya
Vice President Alfamart Pudjianto, yang juga menjabat sebagai Ketua APPRI, mengatakan China tengah mengalami permasalahan ekspor dan pendistribusian produknya. Oleh karena itu, Indonesia akan menjadi sasaran utama masuknya produk maupun barang yang tidak terpakai di China.
"China tengah tidak bisa eksport, yang menyebabkan barang-barangnya harus dibuang, negara tujuan buangan itu ya ke Indonesia," kata Pudjianto usai menghadiri acara Pesta UMKM Binaan Alfamart-BRI, Jakarta, Jumat (21/12/12).
Dia menjelaskan, produk maupun barang yang akan masuk akan didominasi oleh produk-produk seperti sepatu, tekstil, bahkan makanan. "Sepatu, tekstil, bahkan makanan juga pasti," kata dia.
Namun Pudjianto belum bisa menyebutkan secara rinci volume barang dari China. Namun, dia menilai sifat konsumtif masyarakat Indonesia menyebabkan Indonesia menjadi sasaran barang-barang dari China. "Masyarakat kita sudah terlalu konsumtif," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.