JAKARTA - Kontribusi pasar modal terhadap investasi dilihat dari sumbangan obligasi mencapai angka Rp76 triliun, ditambah dengan sumbangan ke sektor korporasi mencapai Rp106 triliun. Sedangkan sumbangan ke sektor riil mencapai Rp30 triliun.
Menurut Direktur Utama BEI Ito Warsito, sumbangan pasar modal kepada pemerintah 2012 sebesar Rp315 triliun dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp209 triliun. Hal tersebut menepis anggapan bahwa pasar modal tidak memiliki kontribusi.
"Peningkatan jumlah kontribusi pasar modal terhadap sektor riil menunjukkan bahwa pembiayaan dari arus modal yang masuk ke dalam negeri juga meningkat," jelasnya, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Hal tersebut membuktikan pasar modal berkontribusi terhadap pengembangan sektor riil. Lebih lanjut, Ito menambahkan bahwa peningkatan tersebut juga seiring peningkatan minat investor kepada pasar modal Indonesia. Tercatat saat ini jumlah investor paling banyak berada di Jakarta, Jabar, Jatim, dan beberapa daerah lainnya.
Jumlah investor domestik masih kurang bila dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia yang berjumlah sekira 200 juta penduduk. Untuk jumlah investor asing di Indonesia kurang dari 3.000 orang, sedangkan Investor domestik 360 ribu yang terdaftar di KSEI.
"Sedangkan jumlah investor yang memiliki rekening di atas Rp500 juta ada sekira 271 ribu," ungkapnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.