JAKARTA - Menjelang malam pergantian tahun, pedagang kembang api di wilayah Jakarta bermunculan di pinggiran jalan kota ibu kota yang mencoba peruntungan di sela momentum tersebut.
Para pedagang kembang api pun mendulang rupiah hingga ratusan ribu, bahkan mencapai jutaan per hari. Deni (26), salah satunya. Penjual kembang api ini bisa meraup omzet hingga Rp350 ribu per hari. Bila beruntung, dirinya bisa membawa pulang uang mencapai Rp2 juta jika malam puncak tahun baru tiba.
"Sehari-hari saya kalau tidak berjualan kembang api saat Tahun Baru atau hari raya, biasanya menjadi tukang bangunan, yang palingan hanya diupah Rp50 ribu. Sedangkan kalau berjualan kembang api saya mendapatkan paling kecil Rp350 ribu. Tapi malam puncak Tahun Baru saya bisa mendapat sampai Rp2 jutaan," ujar Deni, kepada Okezone, Senin (1/1/2013).
Dirinya bertutur, tahun ini bukan kali pertama dia berjualan kembang api. Ini merupakan tahun keduanya berdagang kembang api di malam Tahun Baru. Namun, ketika jualannya tak laku, Deni tak lantas membuangnya. Ia pun menyimpan kembang api tersebut untuk digunakan pada hari besar lainnya.
"Kalau kembang apinya enggak habis saat malam puncak tahun baru, bisa disimpan dan dijual lagi tahun depan. Selama masih bagus dan tidak sumblep, kembang api ini tetap bisa nyala," pungkasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.