JAKARTA - Total E&P Indonesie mencatatkan hasil investasi Blok Mahakam, Kalimantan Timur, tahun ini sebesar Rp25 triliun. Dengan asumsi, penerimaan dari produksi minyak dan gas (migas) dari blok tersebut sebesar Rp85 triliun.
Head Development Media Relation Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi mengatakan, penerimaan produksi migas sebesar Rp85 triliun mengacu dari kondisi harga minyak dunia yang berada di kisaran USD120 per barel.
"Penerimaan Rp85 triliun itu mengacu harga minyak dunia sebesar USD120 per barel. Dari hasil itu kami akan bagi hasil dengan pemerintah dan Inpex," ujar Kristanto di Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Kristanto menjelaskan, hasil penerimaan produksi migas sebesar Rp85 triliun di Blok Mahakam, akan diberikan pada pemerintah sebesar Rp45 triliun, dan cost recovery Rp25 triliun. "Jadi jika partisipasi dengan Inpex dibagi kami hanya mendapat Rp15 triliun," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Total E&P Indonesia mengklaim investasi untuk mengelola sumur eksplorasi di Blok Mahakam Kalimantan Timur di 2013 sudah dipersiapkan USD2,5 miliar atau sekitar Rp25 Triliun.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.