Dahlan Minta BUMN Dirikan Anak Usaha Outsorcing

Senin, 08 April 2013 19:03 wib | Hendra Kusuma - Okezone

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, telah memberikan kewenangan sepenuhnya kepada direksi masing-masing perusahaan BUMN terkait sistem outsourcing di perusahaan BUMN.

"Pada dasarnya outsorcing kewenangan sepenuhnya direksi masing-masing, karena ada juga perusahaan outsourcing yang gajinya besar, tapi ada beberapa yang kecil," kata Dahlan seusai Raker di Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Dahlan mengungkapkan, di minta oleh Komisi VI untuk turun langsung agar dapat menangani persoalan sistem outsorcing di perusahaan BUMN.

Tidak hanya itu, ketidakadilan sistem outsourcing harus segera diatasi, karena dengan sistem tersebut banyak masalah yang tidak adil, seperti gaji besar dengan kerjaan yang ringan dan ada yang kerja berat namun gajinya kecil.

"Yang menyentuh saya banyak ketidakadilan, karena outsorcing kontrak satu tahun, tidak menang tender maka dari itu kontraknya diputuskan, tidak setahun diganti, yang pangkatnya bagusnya bisa naik trus," tambahnya.

Maka dari itu, Dahlan berharap perusahaan BUMN membentuk anak perusahaan yang bergerak dibidang outsourcing. Pembentukan ini bertujuan untuk keadilan bersama.

"Adanya anak perusahaan BUMN di bidang outsourcing maka bisa bisa mengambil pekerja dari sana dan sudah jelas aturannya," tutupnya. (wan) (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป