JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan, Low Cost Green Car (LCGC) harus segera diproduksi. Jika tidak, maka Indonesia akan dijajah oleh mobil LCGC asal Thailand.
"Mulai tahun depan LCGC buatan Thailand akan masuk ke kita, jadi lebih baik Indonesia membuat," ujar Menperin MS Hidayat di Jakarta, Rabu (24/4/2013).
Hidayat juga menyatakan, program LCGC ini masuk dalam perhitungan kuota BBM bersubsidi karena melakukan peralihan. "Itu karena ada shifting, ada peralihan. Orang akan membeli mobil murah yang irit," ujar Hidayat.
Oleh karena itu, untuk mendorong peralihan, LCGC diperketat spesifikasinyanya sedemikian rupa.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan mengatakan LCGC termasuk dalam perhitungan penentuan volume Kuota. Pasalnya diharapkan bisa berganti dari mobil boros menjadi bahan bakar hemat.
"Itu sudah termasuk dalam prediksi volume yang salah satunya disebabkan oleh pertambahan jumlah mobil," ujar Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.