Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harum Energy Sebar Dividen Rp681 M

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Jum'at, 17 Mei 2013 |12:07 WIB
Harum Energy Sebar Dividen Rp681 M
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Harum Energy Tbk (HRUM) membagikan dividen tunai sebesar 53 persen dari laba bersih 2012 sebesar USD132 juta. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan perseroan.

Menurut Direktur Utama HRUM Ray Gunara, perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp681 miliar atau setara 53 persen dari laba bersih 2012. Jumlah tersebut mencerminkan dividen tunai sebesar Rp252 per lembar saham.

"Dalam tiga tahun terakhir kita memang membagikan dividen dalam jumlah yang besar, di atas rata-rata yang lain, itu lebih mencerminkan karena kas kita cukup kuat," jelas dia, dalam paparannya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Selain itu, perseroan dalam dua tahun terakhir ini juga tidak memiliki kewajiban utang. Hal tersebut juga membuat perseroan membagikan dividen dalam angka yang besar. "Kas kita sekarang ini sebesar USD200 juta, dengan dibagikan dividen Rp681 miliar, kita rasa kas kita masih cukup," tutur dia.

Selain itu, RUPST juga mengagendakan penyampaian laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) perseroan, laporan pelaksanaan EMSOP, serta laporan tanggung jawab sosial perseroan pada 2012.

Sekadar informasi, perseroan mencatatkan laba sebesar yang cukup baik di 2012 sebesar USD132 juta. Perolehan ini lebih rendah 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan harga jual batu bara yang lebih rendah.

Kendati demikian perseroan membukukan pendapatan sebesar USD1,04 miliar pada 2012 atau naik 25,5 persen dibandingkan sebelumnya USD831,3 juta. Hal tersebut terutama didukung oleh volume penjualan yang meningkat tinggi sehingga mengimbangi rata-rata penjualan yang lebih rendah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement