>

Nih, 6 KKKS yang Minggat dari Indonesia

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini

Nih, 6 KKKS yang Minggat dari Indonesia
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan enam Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hengkang dari Indonesia timur akibat dryhole eksplorasi laut dalam (offshore). Enam perusahaan tersebut, merupakan perusahaan besar.

"Keenam kontraktor KKS yang siap hengkang dari kegiatan migas di blok-blok laut dalam yakni Statoil Karama, Talisman Sageri, Marathon Pasang Kayu, CNOOC Palung Aru, ExxonMobil, dan ConocoPhillips. Sejumlah badan usaha hulu migas tersebut telah mengajukan pengunduran diri ke SKK Migas," ungkap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Rudi menjelaskan, besarnya risiko eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di laut dalam masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar kalangan pengusaha.

"Sepanjang 2012 hingga pertengahan 2013 ini, terdapat enam kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) merugi sebesar USD 500 juta dan siap angkat kaki dari Tanah Air," jelasnya.

Dia mengakui, KKKS tersebut telah mengeluarkan biaya besar untuk kegiatan eksplorasi di laut dalam Indonesia Timur.

"Pengeboran sumur mereka kebetulan dry hole, sehingga mereka berkeinginan untuk pull out," tandas Rudi. (wan) (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Chevron Minta Kepastian Hukum untuk Pikat Investor