MEDAN - Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasific Economy Cooperation (APEC) 2013, yang rencananya akan di helat di Bali Oktober mendatang, masih dihadapkan pada sejumlah kendala.
Satu di antaranya untuk fasilitas parkir pesawat-pesawat yang mengangkut pimpinan 21 negara anggota APEC, dan delegasinya. Serta ratusan CEO perusahaan kelas dunia, yang juga akan turun hadir di KTT tersebut.
Menteri BUMN Dahlan Iskan di Medan mengatakan, untuk mengatasi kepadatan parkir itu, dia telah meminta PT Angkasa Pura, untuk memanfaatkan tiga bandara sekaligus. Sehingga jika pesawat tetap mendarat di Bali untuk mengantar para peserta KTT, namun pesawatnya harus diparkirkan di dua bandara lainnya.
"Itu enggak sulit lah. Di dekat Bali kan masih ada bandara lain. Di Surabaya atau di Lombok. Kan bisa dimanfaatkan. Soal mekanismenya teknisnya, nanti kita buat. Biasa seperti itu. Di luar negeri kalau ada pertemuan-pertemuan besar juga begitu," jelasnya pada Okezone, Selasa (25/6/2013).
Terkait rencana penutupan bandara Ngurah Rai dari aktivitas penerbangan komersial selama gelaran APEC berlangsung, Dahlan menyerahkan sepenuhnya pada PT Angkasa Pura.
"Saya pikir Angkasa Pura sudah punya rencana. Yang begitu-begitu mereka lebih paham. Percayakan saja sama mereka. Kalau kita ikut-ikutan mikir, yang ada nanti makin kacau. Percaya saja lah,"tegasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.