JAKARTA - Pembenahan moda transportasi Jabodetabek, khususnya Kereta Api terus dilakukan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah melakukan modernisasi budaya dengan mengubah karcis tiket menjadi kartu e-Money yang mempermudahkan para penumpang kereta api.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, saat ini pembelian kartu e-Money untuk kereta Commuter Line se-Jabodetabek telah terjual 100 ribu kartu atau 100 ribu orang sudah membelinya dalam kurun waktu satu bulan.
"Yang membeli kartu untuk multiple atau karcis terusan mencapai 100 ribu orang," kata Dahlan saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Meski demikian, Dahlan menargetkan pada bulan berikutnya ada 200 ribu orang yang membeli kartu e-money tersebut. Dan pada bulan berikutnya ditargetkan ada 300 ribu orang yang membeli kartu e-money tersebut."Dengan begitu tidak ada antrean lagi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, dalam rangka peningkatan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa KRL di Jabodetabek, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menerapkan program elektronik Ticketing dengan mengganti tiket kertas menjadi kartu elektronik.
E-Ticketing ini, dilakukan pada perjalanan KRL commuter line di Jabodetabek. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan jika hari ini bersejarah, dengan adanya perubahan budaya yakni modernisasi budaya dari kebiasaan yang sebelumnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.