Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Bakal Jual Pertamax "Eceran"

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2013 |16:34 WIB
Pertamina Bakal Jual Pertamax
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami lonjakan. Oleh karena itu, PT Pertamina (Persero) akan menyediakan BBM dalam kemasan.

VP Retail Fuel Marketing Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, antisipasi tidak hanya dilakukan dalam memenuhi kebutuhan akan BBM bersubsidi. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan BBM nonsubsidi juga harus diantisipasi.

Dia melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan untuk masyarakat pengguna BBM subsidi, akan ada kebijakan khusus yaitu penjualan Pertamax dalam kemasan kaleng. Ini dilakukan untuk antispasi di jalur rawan macet pada saat musim mudik atau Lebaran tahun ini.

"Penjualan Pertamax dan Pertamax plus kalengan ini di lapangan-lapangan yang letaknya berada di antara SPBU utama jalur mudik," kata dia di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Dia melanjutkan, Pertamax kaleng akan tersedia dalam ukuran 5 liter, 10 liter, serta 20 liter. Iskandar menambahkan, penjualan ini dikhususkan untuk melayani kebutuhan kendaraan motor dan mobil menggunakan BBM nonsubsidi.

"Selain itu, ada pula drum 200 liter di setiap SPBU sebagai antisipasi konsumen yang menggunakan kendaraan roda empat. Pertamax kemasan kaleng ini dapat diisi kembali (refill) di SPBU. Namun petugas tidak akan melayani jika pengisian ulang dilakukan untuk premium bersubsidi," jelasnya.

Saat ini, menurut Iskandar untuk penjualan BBM nonsubsidi Pertamax kaleng ini sementara ada di 122 titik seluruh Indonesia, dan untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) belum dipetakan.

"Harganya beda sedikit. Mungkin lebih mahal Rp500. Kita akan jemput bola, karena para pemudik biasanya mencari SPBU yang kosong. Daripada menunggu putaran, mending beli ini," tuturnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement