JAKARTA - Menjelang Hari Raya Ramadan, kebutuhan akan pangan diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, jika lonjakan tidak diantisipasi dengan baik, bukan tidak mungkin terjadi kenaikan harga secara masif.
Sebanyak 40 ribu ton beras akan disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengantisipasi tingginya permintaan di pasaran saat Ramadan.
Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/7/2013). "Itu untuk satu bulan Ramadan. Sudah ada izin Kementerian Perdagangan," kata Jokowi.
Meski demikian, Jokowi pun belum bisa memastikan apakah harga beras nantinya dijual dengan harga yang lebih murah atau standar. "Jadi ini masih perlu dibicarakan," kata dia.
Senada, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Ratna, menuturkan, telah meminta tambahan stok beras kepada kementrian Perdagangan selama puasa. "Kita telah mengajukan permintaan sebanyak 40 ribu kilogram beras pada Kemendag dan masih menunggu perizinan," kata Ratna.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.