Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Mulai Melemah Dekati Rp11.500

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Senin, 11 November 2013 |10:07 WIB
Rupiah Mulai Melemah Dekati Rp11.500
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau kembali melemah. Pergerakan Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) dibuka di level Rp11.400 per USD.

Dalam risetnya, ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengungkapkan bahwa pada awal pekan ini tekanan jual sepertinya masih ada, walaupun tidak sehebat minggu lalu. Menurutnya, tekanan terhadap Rupiah masih pudar.

"Baiknya data AS pada Kamis malam berhasil menekan mata uang, pasar saham, dan pasar obligasi, sehingga kurs Jisdor rupiah yang melemah ke 11,404. Pagi ini kurs NDF dibuka di Rp11.480 setelah Jumat minggu lalu melemah ke Rp11.464 melebihi kurs Jisdor BI," kata dia, seperti dikutip dari situsnya, Senin (11/11/2013).

Rangga melanjutkan, Dollar Index kembali mendapat dorongan untuk menguat di akhir perdagangan minggu lalu, setelah nonfarm payrolls diumumkan lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Nonfarm payrolls bertambah 204 ribu pada periode Oktober dan mengalahkan harapan pasar, yang memperkirakan pertumbuhan tenaga kerja hanya mencapai 120 ribu orang.

"Walaupun tingkat pengangguran AS naik ke 7,3 persen, mata uang utama dunia langsung berguguran, seperti euro terhadap dolar AS turun 0,39 persen, dolar Australia terhadap dolar AS turun 0,74 persen, dan poundsterling terhadap dolar AS turun 0,50 persen," jelasnya.

Bloomberg mencatat, Rupiah menguat 83 poin atau 0,73 persen menjadi Rp11.496 per USD. Pergerakan Rupiah pada pagi ini berada dalam kisaran Rp11.445-Rp11.496. Sementara itu, Yahoofinance mencatat Rupiah melemah menjadi Rp11.410 per USD. (kie)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement