Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Papua Layak Dibangun Jalur Rel Kereta Api

Hendra Kusuma , Jurnalis-Minggu, 07 September 2014 |12:26 WIB
Papua Layak Dibangun Jalur Rel Kereta Api
Papua Layak Dibangun Jalur Rel Kereta Api (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia sebentar lagi akan melakukan pergantian pemerintahan, dari Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berganti oleh Pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Pergantian tersebut pun otomatis selalu diiringi dengan pekerjaan rumah atau PR yang tidak sedikit, apalagi soal infrastruktur.

Seperti Papua, ketersediaan infrastruktur masih tertinggal jauh jika dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Oleh karenanya, Pemerintah baru dalam lima tahun ke depan dapat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur di tanah cendrawasih tersebut.

"Dalam 5 tahun ke depan, agar ada pemerataan pembangunan jalan rel, Papua selayaknya juga dibangun jalur KA, selain target di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Bali," kata Pengamat Transportasi Darat, Djoko Stijowarno melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (7/9/2014).

Djoko menambahkan, pembangunan kereta api di Papua, bukan dilakukan dari tahap awal. Sebab, feasibility study (FS) untuk rute Sorong-Manokwari sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu.

"Hendaknya kelanjutan tak sekedar buku tebal laporan FS. Mulai sekarang anak-anak Papua dididik tentang perkeretaapian di Sekolah Perkeretaapian dari Madiun dan Bekasi," ungkapnya.

Oleh karena itu, Djoko menuturkan jikalau pemerintah ingin melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur dapat dilakukan tanpa harus menunggu penduduk atau masyarakat sekitar banyak terlebih dahulu.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement