JAKARTA - Banyak pemimpin menggunakan jasa konsultan untuk menggambarkan jejak karir para karyawannya. Ketika ini dapat memberikan suatu alat yang efektif untuk menetapkan harapan dan gambaran jangka panjang, pemimpin akan menemukan frustasi akan kebenaran di jalan tertentu.
Bahkan, karyawan akan memulai berfikir apa yang akan dilakukan ke depan, dirinya tidak yakin beberapa tahun ke depan akan berada di mana, dan apa tujuannya bekerja, akan keluar dalam pemikiran biarpun dia adalah karyawan terbaik. Begitu juga para pemimpin tidak bisa memberikan kepastian dalam rencana-rencananya ke depan.
Salah satu keindahan dalam ketidakpastian, yaitu ketika naskah tidak dapat selesai, maka kita dapat mengubah akhir dari cerita tersebut. Oleh sebab itu, untuk mereka mencari kepastian dalam karirnya, berikut adalah saran yang ditulis Marty Fukuda dalam laman Entrepreneur, Jakarta, Minggu (28/6/2015).
1. Milikilah mental pemenang