JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyinggung lagi soal pengembangan Blok Masela, Maluku. Rizal mengingatkan pengembangan ladang gas abadi ini harus memiliki manfaat bagi rakyat Indonesia.
Menurut Mantan Kepala Bulog ini, usulan pembangunan kilang dengan fasilitas pengolahan LNG terapung (floating LNG/FLNG) tidak tepat. Apalagi jika alasannya biaya yang lebih murah.
Pasalnya, lanjut dia, Australia saja masih melakukan ujicoba LNG terapung. Belum ada peneletian yang menyebutkan LNG terapung bisa berhasil dan bisa dibangun dengan biaya yang murah.
"Kita jangan mau jadi kelinci percobaan lagi, pejabat kita terima info mentah-mentah tanpa melakukan evaluasi," papar Rizal, Selasa (13/10/2015).