JAKARTA – Kementerian BUMN menunjuk Desi Arryani sebagai srikandi untuk memimpin salah satu perusahaan raksasa pelat merah yakni PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Pergantian pucuk pimpinan perusahaan ini diklaim menjadi bagian dari persiapan holding BUMN jalan tol.
Sebagai pemimpin BUMN infrastruktur raksasa ini, tugas Desi Arryani memang tidaklah mudah. Dia memiliki pekerjaan rumah (PR) yang tidak ringan, seperti membangun 1.300 kilometer (km) jalan tol hingga 2020.
Belum lagi tuntutan untuk bisa meningkatkan jumlah aset Jasa Marga sampai Rp125 triliun dalam kurun empat tahun. Dengan besarnya beban tersebut, Desi Arryani diharapkan dapat bertangan dingin untuk mendorong kinerja Jasa Marga.
Desi Arryani sendiri bukanlah orang awam di bidang infrastruktur. Lulusan sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia pada 1987 dan magister manajemen dari Institut Manajemen Prasetya Mulya ini telah menjabat sebagai Direktur Operasi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sejak 2013.
Ia memulai karier sebagai karyawan di Waskita Karya pada 1987 sebagai staf anggaran proyek di kantor pusat. Empat tahun kemudian, dia dipercaya menjadi Kepala Proyek Talud Benoa dan Irigasi Proyek Sabah Paket II di Buleleng.