JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memiliki kendala dalam hal sinkronisasi data. Salah satunya adalah data dalam bidang kesehatan.
Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah klaim terhadap BPJS Kesehatan. Padahal, sebelum ada BPJS Kesehatan, masyarakat yang mengunjungi rumah sakit untuk berobat tidak sebesar saat ini.
"Salah satu tantangan kita adalah data. Kita harus melakukan revolusi data. Jadi bukan hanya dengan menambah anggaran kesehatan karena itu hanya untuk orang sakit. Ini yang menjadi kendala juga," kata Bambang di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Saat ini, Bambang pun merasa prihatin melihat banyaknya masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit. Hal ini justru membuktikan bahwa indeks kesehatan masyarakat Indonesia masih belum membaik.
"Agak miris setelah BPJS Kesehatan, rumah sakit jadi ramai. Jadi bangsa luar melihat banyak orang yang sakit," tuturnya.