JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menargetkan penambahan 80 kantor cabang baru sampai dengan akhir 2010 ini. Adapun dananya akan diperoleh dari penerbitan penawaran saham terbatas kepada pemegang saham lamanya (right issue).
“Perseroan berencana menerbitkan right issue dengan rasio 1:1. Proses administrasinya enam bulan dari neraca keuangan perseroan di April 2010 yakni sekira Oktober 2010,” ujar Direktur Utama MAYA Hariyono Tjahjarijadi kepada wartawan dalam paparan publiknya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (28/6/2010).
Dengan adanya right issue tersebut, lanjutnya, maka perusahaan akan mendapatkan dana sekitar Rp400 sampai 500 miliar. Dan akan digunakan selain menambah kantor cabang di beberapa daerah, juga untuk menambah infrastruktur. “Right issue ini, maka kami dapat mempertahankan Rasio Kecukupan Kredit (Capital Adequacy Ratio/CAR) di level 16 persen,” jelasnya.
Selain itu, tambahnya, perseroan menargetkan pada akhir 2010 ini dapat menaikkan dana pihak ketiga (DPK) Rp6,9 triliun dari total DPK yang diperoleh sampai dengan Maret 2010 sebesar Rp6,3 triliun.
“Perseroan juga menargetkan sampai dengan akhir tahun ini dapat menaikkan pertumbuhan kredit perbankan Rp6,3 triliun. Selain itu, untuk tahun depan perseroan juga menargetkan untuk menaikkan status bank menjadi bank nasional dengan aset Rp10 triliun,” tambahnya.
Sedangkan untuk pengembangan usaha, lanjutnya, perseroan akan fokus untuk pengembangan pasar mikro melalui sektor usaha perseroan Mayapada Mitra Usaha. “Hal ini karena dari total kantor cabang yang dimiliki perseroan sebanyak 140 kantor cabang, 70 kantor cabang merupakan kantro cabang Mayapada Mitra Usaha,” pungkasnya.
(Candra Setya Santoso)