"Harga Penawaran Saham AQUA Sayang untuk Ditolak"

Rheza Andhika Pamungkas, Jurnalis
Rabu 22 September 2010 17:20 WIB
Foto: Tangguh Putra/okezone.com
Share :

JAKARTA - Sejumlah pemegang saham PT Aqua Golden Mississippi Tbk (AQUA) mengungkapkan alasan mengapa mereka mau menjual kepemilikan sahamnya kepada pemegang saham mayoritas PT Tirta Investama.

Menurut salah satu investor, Sabam Maruli, selain saham AQUA termasuk saham tidur dan harga penawaran yang menguntungkan, jika perseroan tetap meneruskan rencana go private maka sulit bagi mereka untuk menjual saham tersebut.

"Khususnya bagi pemegang saham yang odd lot (kurang dari satu lot), itu sulit untuk dijual. Memang kami dibujuk oleh beberapa investor untuk tidak dijual di harga Rp500 ribu per saham karena nilai jualnya katanya Rp1 juta per saham. Tetapi kalau kita tidak bisa dinikmati ya buat apa?" ujarnya, seusai RUPSLB AQUA di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Rabu (22/9/2010).

Oleh karena itu menurutnya secara pribadi jumlah yang ditawarkan Tirta Investama tersebut sangat menguntungkan. Karena, rata-rata pemegang saham ini bukanlah pedagang saham.

"Mungkin jika pedagang saham akan terjadi jual beli. Tetapi rata-rata pemegang saham hanyalah orang awam yang hanya sedikit mengerti tentang harga saham. Buat kami yang setuju, harga yang ditawarkan tersebut sudah obyektif. Tetapi kalau untuk yang tidak setuju ya silahkan saja," tambah pria berusia 65 tahun ini.

Dirinya pun sedikit bernostalgia bahwa pada saat AQUA melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 1 Maret 1990, dia membeli saham AQUA sekira 667 lembar saham dengan nilai per sahamnya sebesar Rp7.500. Rencananya dia membeli saham AQUA untuk investasi di hari tua.

"Dulu pendaftaran pembeliannya dengan memakai KTP dan karena saham ini tergolong saham tidur, sekira tahun 2001 saya pernah menjual satu lot dengan harga Rp60 ribu itu susahnya setengah mati," tuturnya.

Dengan harga penawaran saat ini sebesar Rp500 ribu, dirinya pun setuju dan menganggap nilai tersebut sudah sangat menguntungkan.

"Memang ada beberapa orang yang mengatkan nilainya semestinya tidak segitu. Mungkin kalau yang ahli harga yang pas satu juta, tetapi bagi ornag awam seperti kita ini sudah sangat menguntungkan. Makanya saya himbau kepada investor yang odd lot sebaiknya mereka menjualnya saja. Dan setelah rencana tersebut disetujui. Wah lega saya," tukas investor yang juga masih memegang saham di beberapa perbankan, PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Investor lainnya Izminandar Amaludin, juga mengatakan harga yang ditawarkan PT Tirta Investama sangatlah menguntungkan. Ia mengungkapkan dirinya membeli sebesar 38 lot atau 19.900 saham namun lupa kapan dan berapa harga per sahamnya saat dirinya membelinya. "Saya ingatnya membeli saham AQUA di harga di bawah Rp50 ribu per saham," jelasnya.

Apabila dirinya membeli saham pada akhir 2001 dengan jumlah saham sekira Rp35 ribu atau atau sebesar Rp696,5 juta. Dengan harga penawaran saat ini sebesar Rp500 ribu per saham maka dirinya mendapatkan dana sedikitnya Rp 9,950 miliar atau meraih keuntungan sekira 1.328 persen atau Rp9,253 miliar!

"Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk investasi lagi karena saat ini pasar modal kan lagi bagus," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya