JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membantah kabar yang menyebutkan pihaknya akan mengakusisi saham PT Mandala Airlines yang kini tengah menghadapi masalah keuangan.
"Perseroan tidak berminat dan tidak mempunyai rencana dan atau berada dalam proses untuk menjadi pemegang saham Mandala," jelas Gudang Garam dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (24/1/2011).
Sementara itu, Head of Corporate Communication Mandala Airlines Nurmaria Sarosa menjelaskan jika pihaknya masih belum mengetahui siapa saja calon investor yang sudah mengajukan tawaran ke pihak Mandala. Menurutnya, sekarang ini calon investor tersebut masih melakukan pembicaraan secara tertutup.
"Saya tidak tahu karena sampai saat ini, kalau pun ada investor tidak semuanya menyatakan secara resmi kepada perseroan. Semuanya masih adalam pembicaraan dengan high level. Jadi saya belum bisa menanggapi," jelasnya kepada okezone akhir pekan lalu.
Sebelumnya, Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin mengaku telah mendapat beberapa kreditur dan investor baru yang tertarik untuk menyelamatkan Mandala dari kebangkrutan. Investor dan kreditur tersebut berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.
"Sudah ada beberapa kreditur dan investor baru yang berasal dari dalam maupun luar negeri," ujarnya belum lama ini.
Diono pun mengklaim bahwa dari beberapa kreditur dan investor baru yang menyatakan ketertarikannya tersebut juga telah ada yang deal untuk membantu Mandala. Dan dari seluruh pihak yang mengajukan pendaftaran menyatakan kesiapannya membantu kami dalam bidang apa saja.
"Sudah ada beberapa investor yang sudah deal yang berasal dari dalam dan luar negeri yang sudah banyak membantu supply pinjaman kepada kami," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, dari Pengadilan di PN Jakpus terungkap bahwa utang maskapai penerbangan itu mencapai Rp800 miliar. Dalam persidangan kasus permohonan PKPU Mandala tersebut juga terungkap jika aset Mandala Airlines sekarang ini adalah Rp857,108 miliar dan piutang yang dimilikinya mencapai Rp52 miliar.
(Widi Agustian)