"Target Inflasi Bisa Tercapai Asal Inflasi Inti Bisa Ditekan 3%"

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Jum'at 18 Februari 2011 10:33 WIB
ilustrasi Foto: Corbis
Share :

JAKARTA - Kepala Badan kebijakan Fiskal (BKF) Bambang PS Brojonegoro menyatakan bahwa target inflasi tahun ini yang ditetapkan sebesar 5,3 persen akan lebih mudah terlaksana apabila inflasi inti (core inflation) bisa ditekan sampai tiga persen.

"Jadi kalau core inflation ditekan sampai tiga persen itu akan memudahkan kita mencapai target 5,3 persen," ungkap Bambang kala di temui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (17/2/2011) malam. 

Angka core inflation sebesar tiga persen, kata Bambang, didapatkan dari akumulasi administer price dan volatile food. "Sekarang kalau targetnya 5,3 persen, katakan administer price satu persen kemudian volatile food sampai dengan tahun lalu 1,2 persen berarti 5,3 persen dikurangi 2,2 persen berarti 3,1 persen kira-kira begitu," tambahnya.

Untuk itu, Bambang menjelaskan  penangan volitile food harus lebih terkoordinasi dan beras dikatakan harus lebih terjaga. "Kemudian upaya menangani volatile food juga terkoordinasi dan baik, artinya harga beras terutama bisa dikendalikan dan administer price juga minimal artinya tidak banyak yang berubah," ungkapnya.

Lebih jauh, Bambang menjelaskan jika asumsi inflasi 5,3 persen untuk tahun ini masih relevan mengingat negara-negara sekitar Indonesia mempunyai inflasi yang lebih rendah. "Sekarang kita lihat kalau 5,3 persen bisa dicapai kenapa enggak. Toh negara-negara tetangga kita punya inflasi lebih rendah dari kita itu bukan hal yang mustahil," tandasnya.

Akan tetapi hal itu bisa tercapai jika pemerintah didukung oleh Bank Indonesia. "Jadi memang harus effort bersama enggak bisa BI bilang hanya pemerintah saja ini harus BI dan pemerintah," pungkas Bambang.(adn)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya