JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan masalah pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diterapkan per 1 April 2012.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo yang ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (9/2/2012). "Sekarang kita bikin kajian, kajian dua minggu selesai. Saya tidak mau ngomong sebelum kajian selesai," ujar Evita.
Sebelumnya, Pemerintah menegaskan kajian-kajian tentang pembahasan pembatasan BBM bersubsidi akan diselesaikan di pertengahan Februari.
"Kajian BBM masih menunggu hasil report tanggal delapan atau sembilan dari tim kajian. Ini baru seminggu dan lalu kita tambah seminggu lagi di pertangahan Februari kelar semua," ujar Evita.
Dia mengatakan, kajian tersebut dilakukan oleh tim kajian yang terdiri dari konsorsium, UI, ITB, Unpad dan Lemigas. "Dan mudah-mudahan seminggu ini kelar. Dan pertengahan Februari kelar. Dari Pak Anggito enggak ada gas, kan sekarang ada gasnya," tegasnya. (mrt)
(Rani Hardjanti)