JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar USD209 juta pada 2012.
Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung menjabarkan, nantinya sebanyak USD108 juta diperuntukan bagi Indominco yang nantinya akan digunakan untuk meningkatkan produksi batu bara.
"Untuk proyek ICCS (Impict classing conveyor sistem) sehingga memungkinkan Indominco menambang lebih dalam," katanya saat konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (2/4/2012).
Menurutnya, sebanyak USD80 juta akan diberikan untuk Trubaindo. Selain itu, alokasi dana salah satunya adalah pembangunan jalan di area tambang, sebesar USD25 juta. Sedangkan sisanya akan diperuntukkan bagi Bharinto, Kitadin, dan Jorong, masing-masing sebesar USD9 juta, USD6 juta, dan USD2 juta.
Lebih jauh dia mengatakan, jika sumber pendanaan belanja modal tersebut keseluruhan berasal dari kas internal. "Jadi tidak ada utang perusahaan," katanya.
Sehingga, dengan anggaran belanja tersebut, perseroan menargetkan rata-rata penjualan batu bara sebesar USD100 per ton pada 2012.
Dengan demikian, perseroan diperkirakan akan memperoleh pendapatan sepanjang kinerja 2012 sebesar USD2,7 miliar. Dengan asumsi target produksi dan penjualan perseroan tercapai sempurna, yaitu 27 juta ton.
(Martin Bagya Kertiyasa)