JAKARTA - Pemerintah akan menunda pembatasan BBM subsidi untuk mobil berdasarkan kapasitas mesin (cc). Pasalnya, pembatasan berdasarkan cc kendaraan ini diakui sulit untuk diterapkan.
"Sementara peraturan itu kita tunda sampai dengan nanti kalau dapat formula yang terbaik," jelas Menteri ESDM Jero Wacik di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (3/5/2012).
"Jadi jangan tanya-tanya itu lagi, jadi sementara tidak akan diadakan pembatasan yang menggunakan cc apalagi tahun. Banyak sekali aturan yang sulit kita mengendalikan di lapangan, dan nanti manfaatnya tidak lebih banyak dari mudharatnya," jelas dia.
Jero Wacik mengatakan, dia dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa sudah melakukan konsultasi dengan presiden.
"Untuk pengendalian plat hitam, ini ada cc yang dimunculkan ke permukaan ada berapa cc dan ada tahun. Terus terang ini di lapangan sudah kami uji coba itu dengan permen itu akan sulit, dan kami akan melakukannya dengan sporadis. Saudara sudah tahu sekarang di beberapa tempat tidak ada yang premium yang ada pertamax semua, jadi ini cara kita dan tidak akan ada," jelas dia.
"Jadi khusus untuk yang pembatasan dengan cc atau dengan tahun (produksi mobil), sementara kami tunda sampai waktu yang tidak kami tentukan," ungkap dia.
(Widi Agustian)