JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menuturkan, pabrik anak usahanya, PT Indolakto yang memproduksi susu dengan merek Indomilk berhenti berproduksi untuk sementara sejak 7 Mei 2012. Hal ini lantaran aksi 600 karyawan dari 1.100 orang berencana melakukan aksi mogok sejak 9 Mei.
"Adapun aksi mogok tersebut terjadi terkait dengan tuntutan karyawan agar manajemen Indolakto menandatangani perjanjian kerja bersama (PKB) periode 2008-2010 untuk menjadi PKB periode 2012-2014," kata Direktur dan Corporate Secretary INDF Werianty Setiawan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/5/2012).
Saat ini, Indolakto memiliki empat fasilitas produksi yang berlokasi di Jakarta, Cicurug (dua pabrik) dan Pandaan. Seluruh pabrik, kecuali di Jakarta sudah mencapai kesepakatan dan menandatangani PKB periode 2012-2014.
Dia menjelaskan, saat ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) tengah melakukan mediasi lantaran manajemen dan karyawan mempertahankan pendiriannya.
Kedua belah pihak, lanjutnya, telah menyepakati sebagian besar pasal yang diatur dalam PKB periode 2012-2014. Namun sebagian belum diperoleh kata sepakat. Jika mediasi oleh Disnakertrans ini tidak membuahkan hasil, maka perbedaan pendapat ini akan dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial.
Aksi mogok ini sendiri direncanakan akan berakhir pada 11 Mei dan proses produksi pabrik di Jakarta ini diharapkan mulai beroperasi kembali pada 12 Mei.
(Widi Agustian)