PAL Indonesia Rangkul Perusahan Galangan Kapal China

Nurul Arifin, Jurnalis
Jum'at 25 Mei 2012 07:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Tangguh Putra/Okezone
Share :

SURABAYA - PT PAL Indonesia saat ini menjalin kerjasama dengan perusahaan galangan kapal asal Cina Yiu Lian Dockyard Limited untuk mengejar perolehan laba. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan besar dunia yang memproduksi kapal induk.

Menurut perwakilan Yiu Lian Dockyard Limited untuk Indonesia Anang Prayogo, kerjasama ini dilakukan adalah untuk pembangunan sejumlah proyek pembangunan kapal di bawah 50 ribu Dead Wight Tonnage (DWT).

"Kapal seberat itu akan dikerjakan oleh PT PAL Indonesia dan di atas ukuran itu pembangunannya akan dilakukan oleh Yiu Lian Dockyard," kata Anang, Kamis (23/5/2012) malam.

Anang juga mengatakan, kerjasama dengan PT PAL Indonesia ini tidak sebatas pada persoalan kapal saja. Namun juga pada pengerjaan Platform ring offshore (Pengeboran lepas pantai).

Kerjasama ini mengingat potensi minyak dan gas (Migas) di Indonesia sangat besar. Sehingga peluang masih terbuka lebar. "Untuk kerjasama pengerjaan ring ini sekitar 45 persen konten Indonesia dan sisanya dari luar," jelas Anang.

Anang juga menilai, untuk sektor pemeliharaan dan perbaikan (Harkan) kapal untuk kategori kapal kecil masih terbuka lebar. Setidaknya dalam waktu 1 tahun ada 120 unit kapal yang membutuhkan Harkan. "Sedangkan biaya Harkan per Unit Kapal diperkirakan mencapai USD200 Juta," tukasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya