Share

Presiden Jokowi Resmikan Kapal Cepat Rudal Buatan PAL Indonesia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 22 April 2022 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 320 2583402 presiden-jokowi-resmikan-kapal-cepat-rudal-buatan-pal-indonesia-DbFLLSVC7d.jpg Presiden Jokowi Resmikan Kapal Cepat Rudal Buatan PAL. (Foto: Okezonecom/PAL)

JAKARTA - Presiden Jokowi meresmikan sister ship KCR 60m ke-6 di area Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia. Kapal cepat rudal ini pun yang pertama diluncurkan Kepala Negara.

Peluncuran KCR 60m ke-6 merupakan rangkaian dari agenda peluncuran Holding BUMN Industri Pertahanan.

Sebagai sister ship antara KCR 60m ke-5 dan KCR 60m ke-6, keduanya merupakan kapal yang identik baik dari spesifikasi kapal dan persenjataan. KCR 60m ke-6 yang nantinya akan diberi nama Panah oleh TNI AL, kini telah merampungkan pembangunan badan kapal atau platform kapal.

Baca Juga: Prabowo Resmi Luncurkan Kapal Cepat Rudal Kelima Buatan Dalam Negeri

"Kita harus terus mendorong peningkatan TKDN, dan menurunkan impor alat pertahanan dan keamanan alpalhankam kita,” ujar Kepala Negara, dikutip Jumat (22/4/2022).

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan harapan akan adanya peningkatan nilai TKDN pada produk pertahanan unggulan dari angka yang telah dicapai agar bisa terus naik dan meningkat dan nanti pada akhirnya mampu mencapai 100 persen. saat ini nilai TKDN masih berada di kisaran 41 persen.

Sebagai BUMN Industri Pertahanan, melalui holding diharapkan mampu bergerak lebih cepat, lincah, dan juga jeli dalam melihat peluang.

Baca Juga: 2 Kapal Patroli Cepat TNI AL Bakal Dipersenjatai Rudal

Holding juga didorong proaktif menjawab peluang agar dapat menjadi bagian rantai pasok global dengan tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan di dalam negeri

KCR 60m merupakan state of the art PT PAL Indonesia. KCR 60m yang paten desainnya telah diakui sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) PT PAL Indonesia meliputi Principal Dimension, Lines Plan, dan Ship Drawing.

Paten desain tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor paten IDP000073259 pada 17 April 2012 dan berlaku hingga 25 November 2040.

Hadirnya KCR ke-6 di satuan kapal cepat menjadi jawaban atas harapan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan militer dalam mengawasi seluruh wilayah laut Indonesia secara persisten, dan merespon setiap potensi ancaman secara cepat dengan alutsista pemukul yang berkemampuan koersif.

Kemampuan manuver KCR yang lincah, serta sesuai dengan fungsinya dalam pengamanan wilayah maritim dan melakukan pengejaran terhadap kapal asing yang melanggar wilayah teritorial laut RI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini