MALANG - Sejak dua hari terakhir, warga Kabupaten Malang kesulitan mencari Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di pangkalan elpiji maupun toko-toko yang biasanya menjual LPG 3 kg. Kalaupun ada, harga di tingkat pengecer melebihi harga normal terutama yang tinggal di desa-desa.
Pengamatan Okezone, daerah yang stok LPG-nya tidak ada seperti di Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, serta di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis. Bahkan, warga juga sempat kecewa ketika akan membeli LPG 3 kg di minimarket yang biasanya juga menjual LPG. Sebab, di toko-toko atau agen yang biasa menjual LPG 3 kg mengaku sudah habis.
Maryam, salah satu warga Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, mengaku sejak Minggu, dirinya kesulitan mencari LPG 3 kg, agen dan toko yang biasa menjual mengatakan habis dan belum dikirimi. "Semuanya habis," kata Maryam, yang mengaku terpaksa menggunakan kayu bakar untuk memasak, Selasa (5/6/2012).
Stok LPG 3 kg di Malang Raya dipastikan melebihi kebutuhan rata-rata harian LPG bersubsidi selama Juni. Setelah sempat mengurangi distribusi selama Mei kemarin, Pertamina kembali menambah distribusi harian dengan menambah sekira dua ribu hingga empat ribu tabung per hari sejak awal Juni.
Sales Representative LPG Rayon VI Region V, wilayah Malang-Banyuwangi Herdi S Indrawan mengatakan, pihaknya memang mengurangi pasokan pada Mei 2012 lalu. Namun, stok pada Bulan Juni kembali normal, bahkan ditambah untuk mencukupi permintaan. "Untuk bulan ini kita tambah 105 ribu tabung," kata Herdi.
Menurutnya, jumlah pasokan pada Mei memang dikurangi menjadi 2,298 juta tabung per bulan, dan pada Juni pasokan ditambah menjadi 2,4 jutaan. Menurutnya, pengurangan ini dilakukan untuk mengendalikan pendistribusian tabung LPG 3 Kg karena jumlah yang beredar jauh melebihi kebutuhan rata-rata harian Malang Raya.
Sebab, distribusi LPG Malang Raya pada triwulan pertama melebihi delapan persen dari kuota nasional. Jika itu terus terjadi maka subsidi tidak akan cukup hingga akhir tahun. Pihaknya juga membantah adanya kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Malang Raya. Ia juga sudah menurunkan tim untuk mengecek ke lokasi-lokasi. "Tidak ada kelangkaan LPG 3 kg," katanya.
(Widi Agustian)