JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut pinjaman yang akan diberikan pemerintah Indonesia untuk International Monetary Fund (IMF) diharapkan digunakan untuk negara yang membutuhkan.
"Dana pinjaman ini diharapkan untuk negara-negara berkembang," ujar Direktur Riset dan Kebijakan Moneter BI, Perry Warjiyo akhir pekan ini.
Perry mengatakan, kerjasama yang bersifat memberdayakan antara pemerintah RI dan IMF memang sebagian akan digunakan untuk membantu krisis di negara-negara berkembang.
"Ini kan pinjaman ada kuota, itu kuota sebagai sumbanganlah, yang biasa diberikan sebagai pinjaman kepada IMF secara kolektif yang membutuhkan," tambah Perry. (gna)