JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah terus melakukan pembenahan pada beberapa sektor. Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah masalah tenaga listrik.
Pemerintah tentunya tidak ingin saat Lebaran terjadi byarpett alias mati lampu di berbagai daerah. Untuk itu, Wakil Menteri Energi sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini hari ini akan memastikan kesiapan PT PLN (Persero) dan pasokan listrik jelang Lebaran.
"Acara inspeksi mendadak (Sidak) Wamen ESDM tentang Kesiapan Sektor ESDM Jelang Idul Fitri 1433 H, akan dilangsungkan di PLN P3B Gandul, Cinere," ungkap bagian Humas Kementerian ESDM, Selasa (14/8/2012).
Meski demikian, Direktur PLN Nur Pamudji menyatakan beban puncak akan berkurang 10-15 persen atau sebesar 30,931 megawatt (mw) pada Lebaran dibanding hari biasa sebesar 20.402 mw untuk wilayah Indonesia. Menurutnya, berdasarkan pengalaman selama ini, beban puncak Lebaran umumnya lebih rendah 10-15 persen dibanding beban puncak pada hari kerja.
Pamudji menambahkan, kondisi pasokan tenaga listrik selama periode Lebaran 2012 sangat baik. Untuk menjaga kelancaran pasokan listrik, Pamudji sudah menyiapkan petugas yang bersiaga saat Lebaran.
(Martin Bagya Kertiyasa)